Alasan Game CS : GO Masih Eksis Sampai Saat Ini

Alasan Game CS : GO Masih Eksis Sampai Saat Ini

Siapa sih yang nggak kenal game FPS ikonik, Counter-Strike? Game legendaris ini pada saat ini sudah berumur 21 tahun semenjak rilis pertama kali tahun 1999.

Sekarang ini, Counter-Strike sudah masuk pada versi game-nya yang ke-4, yaitu Counter-Strike: Global Offensive yang dirilis Valve pada tahun 2012 lalu.

Meskipun sudah lama dirilis, game satu ini masih banyak saja playernya. Berdasarkan statistik pada Steam, jumlah player CS:GO mencapai 414 ribu orang tiap sesinya. Banyak sekali ya kan!

Alasan Kenapa Game Counter-Strike Masih Eksis
Mayoritas game FPS kompetitif sekarang ini umurnya Cuma mencapai 5 tahun saja, bahkan jarang sekali ada yang 10 tahun. Bandingkan dengan Counter-Strike series yang mencapai umur 20 tahun.

Tidak heran jika saat ini CS:GO menjadi salah satu game eSport FPS terkenal yang dipertandingkan. Hadiah dari kompetisi CS:GO juga besar meskipun nggak sebesar Dota 2.

Penasaran soal alasan mengapa Counter-Strike hingga sekarang masih rame peminatnya? Yuk, simak dalam artikel berikut ini!

1. Game yang Mudah, Namun Juga Susah

Mungkin kamu bertanya-tanya dengan judul saya di atas. Main CS cukup mudah, kok. Kamu hanya masuk di dalam game, lalu pilih antara tim Terrorist atau Counter Terrorist.

Ada bermacam mode yang dapat kamu pilih. Mulai dari mode Bomb Defusal, Deathmatch, Hostage, dan lain sebagainya. Intinya, kalahkan musuhmu dengan selesaikan misi atau menghabisi seluruh musuhmu.

Meskipun begitu, untuk dapat menguasai game ini cukup susah. Seluruh senjata miliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Teknik menembak tiap senjata juga beda.

Map yang beragam juga mesti menjadi pertimbangan. Pasalnya, selalu ada strategi berbeda pada tiap map untuk menangkan game itu.

Seperti game multiplayer lainnya, kerjasama antara anggota tim penting sekali jika kalian mau menang. Percuma jika anda jago namun tidak ada komunikasi yang baik dengan tim.

Kompleksitas inilah yang selalu bisa menarik minat player baru maupun player lama. Adna perlu ratusan, bahkan ribuan jam untuk bisa kuasai seluruh mekanisme game.

Baca Juga : 3 game yang cocok untuk temani anda saat covid-19

2. Mode Game yang Beragam

Meskipun seru, gameplay yang repetitif lama-kelamaan bakal membuat kamu cepat bosan. Tapi, tidak ada pengaruh sama Counter Strike guys.

Counter-Strike tawarkan bermacam mode seru untuk anda mainkan. Untuk pemula, kamu dapat mencoba bermain dengan bot untuk melatih skill individualmu.

Jika sudah terbiasa dengan tempo game yang cepat, kamu bisa main Deathmatch. Dalam mode ini, kamu mesti mencoba untuk membunuh musuh sebanyak mungkin.

Setelah skill menembak dan refleksmu terlatih, kamu dapat mencoba mode-mode Casual seperti Bomb Defusal ataupun Hostage Rescue.

Seperti game kompetitif lainnya, kamu juga dapat bermain pada mode Competitive untuk naikkan rank-mu. Siapa tahu, kamu dapat jadi atlet eSports di masa depan.

Masih banyak mode-mode lain yang dapat kalian mainkan, terutama pada versi CS:GO. Seluruh mode itu akan buat kamu puas. Namun, jangan sampai kecanduan.

3. Developer yang Nggak Serakah

Terkadang, game online kompetitif Cuma dijadikan sebagai mesin penghasil uang sama developer atau publisher-nya. Banyak sekali perusahaan yang praktikkan hal ini, salah satunya EA.

Namun, nggak begitu dengan Valve. Meskipun terkadang Valve melakukan blunder, tapi mereka selalu terima feedback dari para playernya dan berupaya memperbaiki diri.
Saat Valve lakukan kesalahan, para fans langsung kasihkan komentar pada Valve. Saran dari fans dan profesional didengarkan lalu diimplementasikan pada update berikutnya.

Selain itu, item-item yang ada pada dalam game CS:GO juga berfungsi sebagai kosmetik saja. Mahalnya item yang anda miliki tidak bakal pengaruhi skill kamu.

Tidak heran jika Valve dianggap sebagai salah satu perusahaan game terbaik. Nggak hanya para gamers, perusahaan game lain juga begitu menghormati Valve.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *